Chelsea Islan (Actress and President of Youth Of Indonesia), Ben Soebiakto (Founder Benton Capital, Co-chairman Ideafest 2018), serta Gupta Sitorus (Editor in Chief of Kenduri) membahas tentang pentingnya good content untuk para milenial dan konten kreator di Ideafest 2018, Sabtu (26/10) lalu. Dengan mengusung tema “You Are What You Read : Good Content Leads To Good Life.” Chelsea, Ben, dan Gupta mengajak para milenial serta konten creator untuk membuat konten-konten dan artikel-artikel positif setidaknya satu konten dalam seminggu.

Ben dan Gupta mengatakan bahwa saat ini banyak media yang mengangkat berita- berita buruk sebagai headline dan menganggapnya sebagai berita segar dan bagus untuk dibaca para netizen. Sehingga pada akhirnya, berita-berita atau konten-konten positif pun melemah.

“Saat ini, milenial bukan lagi berebut menjadi brand ambassador , tapi menjadi influencer.” Tutur Ben.

Menurut Ben, dengan menjadi seorang influencer, followers pun bisa dimanfaatkan para milenial untuk membuat dan membagikan konten positif. Dengan cara seperti itu, para milenial ini nantinya bisa mengajak kembali followers mereka untuk melakukan hal yang sama. Sehingga konten-konten positif kembali menjadi bacaan yang segar dan mengalahkan bad news.

Chelsea Islan, sebagai seorang aktris yang terhitung juga sebagai milenial, membuat komunitas Youth Of Indonesia (YOI) sebagai wadah untuk para anak muda mengekspresikan pandangan dan perspektif mereka sebagai generasi muda. Apa yang dilakukan Chelsea merupakan salah satu contoh dari apa yang diucapkan Ben.

Chelsea mengungkapkan bahwa, dengan memiliki sosial media dengan followers yang begitu banyak kita seharusnya menggunakan itu untuk impact yang positif.

Andi F. Noya pun yang saat itu turut hadir sebagai penonton mengungkapkan, saat dulu dia menjadi reporter, bad news seperti darah dan sex merupakan berita-berita yang paling laku di jual. Sampai di satu titik, ketika beliau menjadi pimpinan redaksi Metro TV sekaligus pembawa acara Kick Andy, beliau bertanya apakah benar di Indonesia berita berita buruk yang sangat laku di jual sehingga berita baik tidak laku? Dan akhirnya pertanyaannya pun terjawab melalui program Kick Andy yang ia bawakan sudah berjalan selama hampir 13 tahun.

Artinya, berita baik pun sebenarnya bisa ikut laku dan sangat laku di Indonesia, asal banyak media yang meliput dan menganggapnya sebagai berita segar. Sama halnya dengan konten-konten dan artikel artikel positif di sosial media. Semuanya pasti bisa jadi bacaan dan tontonan yang segar jika banyak anak muda yang turut andil dan mau berpartisipasi untuk membuatnya.

 

Penullis : Adinda Rahmawati